Rindopain adalah nama dagang untuk obat anti‑nyeri dari golongan NSAID (anti‑inflamasi non‑steroid) yang mengandung ketorolac tromethamine sebagai zat aktifnya — sering digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga berat, khususnya nyeri akut setelah operasi atau tindakan medis.
💊 Kandungan & Golongan
-
Bahan aktif: Ketorolac tromethamine — obat NSAID yang efektif menekan prostaglandin, zat pemicu nyeri dan peradangan.
-
Golongan obat: Obat keras, hanya boleh digunakan atas resep dokter.
-
Bentuk sediaan: Tablet (10 mg) dan juga tersedia bentuk injeksi di beberapa kasus.
📌 Kegunaan
Rindopain dipakai untuk:
• Mengurangi nyeri akut sementara, misalnya nyeri pasca operasi atau nyeri sedang hingga berat lainnya dalam jangka pendek.
⚠️ Obat ini tidak dianjurkan untuk nyeri ringan atau jangka panjang tanpa pengawasan medis karena risiko efek sampingnya bisa meningkat jika digunakan lama.
💊 Dosis & Cara Pakai (umum)
• Dewasa: biasanya 10 mg setiap 4–6 jam sesuai kebutuhan, dosis maksimal sekitar 40 mg per hari.
• Penggunaan umumnya singkat (tidak lebih dari beberapa hari), tergantung petunjuk dokter.
⚠️ Efek Samping yang Mungkin Terjadi
Karena termasuk NSAID kuat, efek samping yang bisa muncul meliputi:
• Gangguan saluran cerna (sakit perut, mual)
• Pusing atau kantuk
• Risiko iritasi lambung dan perdarahan jika dipakai tidak sesuai aturan
• Gangguan fungsi ginjal pada penggunaan jangka panjang atau pada orang dengan gangguan ginjal sebelumnya
🚫 Perhatian & Kontraindikasi
• Tidak dianjurkan pada pasien dengan riwayat tukak lambung aktif atau perdarahan GI.
• Tidak untuk ibu hamil di hampir semua trimester tanpa pertimbangan medis.
• Hindari penggunaan bersamaan dengan NSAID lain tanpa arahan dokter.
✅ Singkatnya: Rindopain adalah obat NSAID keras yang mengandung ketorolac, digunakan untuk nyeri sedang hingga berat terutama nyeri pasca operasi, dan harus dipakai sesuai resep dokter karena ada risiko efek samping.
Pengertian, kegunaan Serta Dosis Obat Rindopain